Sejarah Masuknya Agama di Indonesia

Seperti yang sudah diketahui, bahwa Indonesia merupakan negara dengan begitu banyak keberagaman di dalamnya. Diantara seluruh kepercayaan yang sudah berkembang dan dipercayai oleh segenap masyarakat di dunia Terdapat aneka perbedaan yang saling mendukung keberlangsungan bersama hingga menimbulkan masyarakat yang beraneka ragam jenisnya. Namun perbedaan ini tetap berlangsung dengan baik dan tidak mengganggu satu sama lain.

Masyarakat Indonesia yang sudah begitu beragam juga memiliki diferensiasi yang terdapat pada kepercayaannya. Hingga kini tercatat enam macam agama resmi yang telah terdaftar di wilayah kesatuan negara Republik Indonesia. Dimana enam agama ini juga mengalami perkembangan dengan munculnya satu agama baru yang menjadi kepercayaan terdaftar dan dapat dipilih oleh segenap warga Indonesia dalam pencatatan akta penduduk yang resmi. Beberapa perbedaan mengalami akulturasi atau perkembangan hingga mengalami sedikit perubahan atau peningkatan dalam menyesuaikan dengan perkembangan jaman.

Ada beberapa agama di Indonesia yang tetap berusaha untuk mempertahankan keutuhannya seperti sejak pertama kali diajarkan. Namun aneka macam kepercayaan juga banyak yang berusaha menyesuaikan dengan perkembangan zaman, agar tidak terkesan sangat menolak dalam perkembangan yang terjadi di dunia. Dimana para umatnya tetap mempertahankan esensi dasarnya sehingga tidak terbawa arus dan terpengaruh secara begitu besar akan aneka kemajuan dan perkembangan yang terjadi khususnya di Indonesia. Berbagai agama juga banyak yang masuk ke Indonesia dengan metode yang hampir sama, yaitu dari jalur pengajaran yang diberitakan oleh tokoh-tokoh pedagang sambil menawarkan barang dagangannya kepada masyarakat sekitar.

Maka dari itu berikut rincian akan kepercayaan yang dianut dan berkembang di Indonesia berdasarkan sejarahnya dan kisah berkembangnya segenap agama ini hingga memiliki banyak pengikutnya di belahan wilayah nusantara. Pembahasan artikel dibawah ini juga akan menjabarkan akan informasi penting sebagai esensi dari aneka kepercayaan ini seperti nama sosok petinggi agamanya serta nama kitab suci yang dipercayai. Maka tanpa berpanjang lebar lagi, mari kita simak penjabaran aneka agama yang berkembang di nusantara tempat kita berpijak sambil mempelajari akan kisah awal mulanya.

Islam

Pemimpin dari agama ini adalah Kyai, Habib, Syekh dan Ulama. Kitab sucinya disebut Al-Qur’an, dan tempat beribadahnya dapat dilakukan di Masjid, Musholla maupun Langgar. Agama ini juga memiliki waktu beribadahnya yang dilakukan 5 kali dalam satu harinya. Islam saat ini memiliki penduduk terbesar di Indonesia, juga cukup banyak di dunia. Mayoritas umat muslim yang ada di Indonesia menganut aliran Sunni, dan jumlah yang kecil menganut aliran Syiah.

Penyebarannya juga banyak dilakukan oleh kaum pedagang yang singgah ke Indonesia. Akibat terlihat menarik di mata masyarakat hingga petinggi seperti Raja, agama Islam mulai dianut banyak orang Indonesia. Faktor dari banyak Raja yang mulai menganut agama Islam membuat para umatnya menjadi turut serta memeluk agama tersebut. Selain penyebaran yang dilakukan, agama Islam juga banyak berkembang akibat perkawinan yang dilakukan oleh masyarakat pendatang dengan penghuni asli dari Indonesia.

Di masa itu Islam menyebar secara damai, sehingga dapat diterima oleh banyak jenis orang. Berbeda dari penyebaran agama Islam yang sering terjadi di masa kini, dimana banyak penyebarannya berlangsung secara kejam dan ditambah unsur pemaksaan maupun ancaman. Ditambah lagi dengan aneka kalangan dengan doktrin yang salah banyak bermunculan serta memberi teror dan rasa takut bagi segenap masyarakat akan kepercayaan yang sering dianggap tidak manusiawi ini.

Pada mulanya agama Islam banyak menyebar di kawasan Jawa dan Sumatra. Sedangkan daerah lain masih banyak yang menyembah kepercayaan semula yaitu Animisme (menyembah benda yang dianggap memiliki kekuatan). Hingga belakangan barulah agama Kristen mulai memasuki daerah Timur di Indonesia. Sedangkan wilayah Bali tetap menekankan teguh kepercayaannya akan agama Hindu sebagai kepercayaan dari masyarakat lokal.

Kristen dan Katolik

Pemimpin dari agama ini adalah Pendeta untuk umat Kristen, serta Romo, Uskup serta Paus untuk agama Katolik. Kitab suci yang dipercayanya oleh kedua jenis agama ini adalah Alkitab. Dan tempat beribadahnya juga sama, dan dikenal dengan nama gereja. Umat Kristen menjalani kegiatan beribadahnya pada hari minggu, sedangkan umat Katolik beribadah pada hari sabtu serta minggu.Seluruh umat Kristen beribadah di Gereja, baik itu kaum Kristen Protestan, Katolik, serta juga Kristen Ortodoks.

Adanya kepercayaan Kristen Protestan ini merupakan upaya protes yang dilakukan oleh sosok bernama Martin Luther akan bentuk protesnya dari kebijakan yang diberlakukan oleh petinggi agama Katolik dalam upayanya untuk membangun gedung gereja yang megah di kawasan Eropa, melalui cara indoktrinasi yang tidak tepat kepada para umatnya. Maka dari itu, terdapat perbedaan dan persamaan diantara kedua kepercayaan ini, seperti dalam hal isi dari kitab sucinya dimana meskipun memiliki nama yang sama.

Dalam isi dari Alkitab yang dipercaya oleh umat Katolik terdapat bagian yang disebut 12 kitab Deuterokanonika, juga terdapat sedikit perbedaan yang dipahami dan dipercaya oleh ketiga agama Kristen ini. Seperti contohnya dalam jenis wilayah Purgatory sebagai tempat yang diisi oleh api penyucian sebagai perantara antara bumi dan surga yang hanya dipercayai umat Katholik dan tidak dipercayai oleh umat Kristen. Baik ketiga jenis kepercayaan Kristen ini masuk ke Indonesia dibawakan oleh kaum pedagang dan misionaris yang datang bersamaan dengan saat penjajah Belanda berada di Indonesia.

Hindu

Kepercayaan ini dipimpin oleh Sulinggih, Pedanda, maupun Pandita. Sedangkan kitab sucinya disebut Weda. Para umat Hindu beribadah di Pura dan pelaksanaan ibadah dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu hari. Agama Hindu juga diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar abad ke-4, dimana ditandai dengan berdirinya kerajaan Kutai dan Tarumanegara di wilayah Indonesia.

Munculnya kepercayaan Hindu juga memulai peralihan dari zaman prasejarah, menjadi zaman sejarah dimana mulai dikenalnya aneka macam tulisan seperti salah satunya bahasa sansekerta di Indonesia. Seperti yang banyak ditemukan dari peninggalan di aneka kerajaan kuno. Salah satu peninggalan bangunan bernuansa Hindu yang terkenal di Indonesia contohnya candi Prambanan yang dibangun saat masa kejayaan dari Kerajaan Majapahit. Dimana kerajaan inilah yang menjadi masa akhir berkembangnya agama Hindu di Indonesia sebelum digantikan oleh aneka kerajaan Islam.

Buddha

Kepercayaan ini dipimpin oleh sosok yang disebut Bhiksu, Bhiksuni, Pandita, maupun Bhante. Kitab suci dari agama Buddha disebut Tripitaka, sedangkan tempat beribadahnya di bangunan yang disebut Vihara. Namun akibat dari kisah sejarah yang pernah terjadi di masa lampau, banyak umat Buddha yang juga dapat beribadah di Kelenteng. Kegiatan ibadahnya itu sendiri berlangsung setiap hari minggu, dan setiap tanggal 1, 8, 15, dan 23 yang disesuaikan dengan penanggalan Candra Sengkala.

Pada sekitar 423 Masehi, Bhiksu Gunawarman datang ke wilayah Jawa (yang dikenal menurut kepercayaan setempat sebagai wilayah Cho-Po) untuk menyebarkan agama Buddha. mendapat perlindungan dari masyarakat setempat. sehingga misinya menyebarkan agama Buddha dapat berlangsung dengan lancar. Hal ini juga dicatat dalam buku Gunawarman.

Terdapat juga sebuah catatan yang ditulis akan perkembangan agama Buddha di wilayah Jawa Tengah melalui kerajaan Kalingga yang menganut agama Buddha. Catatan ini juga ditulis di negara China, dan disana kerajaan Kalingga disebut sebagai Ho Ling. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang Ratu bernama Sima yang membuat kerajaan ini aman dan damai selama masa pemerintahan Pemimpin ratu tersebut. Kerajaan Kalingga ini juga menjadi pusat pengetahuan dan pengajaran akan agama Buddha, maka dari itu banyak orang dari dataran China yang datang ke tempat ini untuk mempelajari agama Buddha.

Selain itu juga terdapat banyak catatan sejarah mengenai kepercayaan akan agama Buddha yang terdapat di aneka Kerajaan yang berlokasi di wilayah Indonesia sebelum menjadi satu kesatuan negara. Tidak hanya mencatatkan akan Kerajaan Kalingga yang menganut agama Buddha, namun juga aneka Kerajaan lain seperti Sriwijjaya, Mataram Kuno, Singosari, Majapahit, dan aneka kerajaan lainnya.

Konghucu

Agama ini dipimpin oleh seorang Xueshi, Wenshi, atau Jiaosheng sebagai tokoh pemimpin agamanya. Kitab suci yang digunakan adalah Sishu, Wujing, atau sering disebut Xiao Jing. Tempat beribadah dari kepercayaan ini bisa dilakukan di beberapa tempat, seperti Klenteng, maupun aneka tempat lain yang disebut sebagai Kong Miao, Wen Miao, serta Litang. Kegiatan ibadahnya dilaksanakan pada setiap tanggal 1 dan 15 yang disebut sebagai hari yinli atau imlek oleh para umatnya, serta pada hari minggu.

Para penganut kepercayaan ini perlu melewati perjuangan dalam mengusahakan agama ini untuk diterima di Indonesia, sebagai salah satu kepercayaan resmi yang terdaftar dan diakui. Dan sebelum agama Konghucu diangkat menjadi salah satu kepercayaan resmi di Indonesia, para umat dari agama ini sering disebut beragama Buddha.

Agama Konghucu ini sendiri berasal dari China, yang dibawa kaum pedagang serta imigran dari dataran Tionghoa. Agama ini sudah terlebih dahulu masuk ke Indonesia sejak abad ke 3 masehi, sebelum agama Buddha yang masuk ke Indonesia di abad ke 4 masehi. Namun saat masuk, para pemeluknya belum menceritakan hingga menyebarkan agama ini sehingga masyarakat Indonesia menganggap bahwa agama Buddha lah yang masuk terlebih dahulu. Agama Konghucu umumnya lebih menitikberatkan pada kepercayaan dan praktek para umatnya secara individual, sehingga perannya di masyarakat kurang tersampaikan hingga tidak memberi dampak yang cukup besar.

Kepercayaan Lainnya

Selain ke enam agama yang sudah diresmikan oleh pemerintah di Indonesia tersebut, juga terdapat aneka kepercayaan non resmi yang dianut oleh sebagian masyarakat Indonesia. Hanya saja dalam pencatatan sipil seperti pembuatan KTP dan kartu identitas lainnya mereka mencatatkan kepercayaannya menjadi salah satu diantara 6 kepercayaan yang paling mendekati. Rincian agama di bawah ini tidak dijadikan agama resmi di Indonesia, sehingga berbagai informasi yang menyampaikan akan keresmian dari agama2 berikut adalah suatu informasi yang tidak benar atau hoax.

Yahudi

Mirip seperti penyebaran agama Kristen dan Katolik, agama ini juga dibawa dan disebarkan oleh para pedagang rempah-rempah pada tahun 1850-an. Berkisar ada 20 keluarga Yahudi dari Belanda dan Jerman mulai menetap di Batavia. Beberapa lainnya juga tinggal di Surabaya dan Semarang. Bahkan ada beberapa kaum Yahudi yang berasal dari daerah Baghdadi dan juga tinggal di Indonesia. Sensus mencatat pada sekitar tahun 1945 ada 2000 orang Yahudi asal Belanda yang tinggal di Indonesia. Namun jumlahnya mengalami penyusutan di tahun 1957 menjadi 450 orang. Kurang diketahui penyebab dari terjadinya hal ini apakah entah karena jumlahnya banyak yang berpindah kepercayaan, atau tutup usia akibat berjalannya waktu.

Para orang Yahudi yang tinggal di Jakarta sejak tahun 1957 banyak yang berasal dari kaum Ashkenazim, sedangkan yang menetap di Surabaya banyak yang berawal dari kaum Sephardim. Di masa kini, satu-satunya Sinagog (altar tempat beribadah orang Yahudi) berada diluar kota Manado. Dimana jumlahnya pun tidak besar, hanya dihadiri oleh sekitar 10 orang dalam acara kebaktiannya. Dan status para orang Yahudi ini tidak diketahui kepastiannya di masa kini, apakah masih ada ataukah sudah lenyap dari dataran Indonesia.

Baha’i

Agama ini dipercaya menurut info merupakan suatu kepercayaan yang berusaha menyatukan seluruh ajaran agama yang ada di seluruh dunia. Dimana jenis ini sudah tercatat pernah terjadi sebelumnya dan pernah dilakukan di India, yaitu agama Sikh yang mencampuradukkan kepercayaan Islam dan Hindu. Informasi menyampaikan bahwa kepercayaan nik yang berlaku ‘universal’ ini disebut Baha’i. Dan populasinya di Indonesia banyak yang berada di kawasan Samarinda, ibukota dari Kalimantan Timur.

Kristen Ortodoks

Selain dari agama Kristen dan Protestan di Indonesia, juga terdapat satu kepercayaan atau aliran lain dari agama Kristen yaitu Kristen Ortodoks. Di dunia itu sendiri, kepercayaan ini terdiri menjadi dua macam kelompok, yaitu gereja Ortodoks Yunani dan gereja Ortodoks Syiria yang berkiblat ke Antiokhia. Kristen Ortodoks adalah suatu kepercayaan yang mengarah ke era Kristen yang dibentuk sekitar masa Kekaisaran Romawi Timur (atau sering dikenal dengan nama Byzantium). Kata “ortodoks” itu sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu kata “orthos” yang berarti benar dan “doxa” yang berarti kepercayaan atau suatu opini. Kedua kata ini jika disatukan memberi makna suatu komitmen atau sebagai standar yang benar, yang berlaku secara universal.

Sejarah Perkembangan Agama Kristen Di Dunia

Membicarakan tentang terbentuk nya agama kristen tidak bisa dipisahkan dari berdirinya gereja Kristen yang telah membawa ajaran agama ini. Oleh sebab itu gereja telah membawa ajaran agamanya baru, yang membimbing penganutnya yang menyaksikan perjalanan perkembangan agama ini selama dua ribu tahun sejak abad Masehi, bermula dari tanah Israel hingga sampai Amerika, Eropa,Asia dan seluruh dunia. Banyak juga Tokoh yang tidak terhitung jumlah nya saling berganti menimbulkan sejarah yang mengubah alur sejarah dunia. Seperti yang terjadi pada abad pertengahan saat konsep agama kekristenan menjadi sebuah hal yang umum apabila dilihat dari sejarah agama Kristen itu sendiri. Perkembangan ajaran ini mencakup ke seluruh dunia dan negara negara di Eropa saat zaman Renaissance hingga menjadi sebuah agama yang besar hingga saat ini. Sekaran bahkan ada lebih dari dua miliar orang beragama Kristen yaitu sepertiga jumlah manusia yang ada di dunia.

 

Cikal Bakal Kekristenan

Agama ini muncul muncul di daerah yang disebut Levant atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Israel dan Palestina.Sejak awal pertengahan pada abad masehi pertama sejarah awal mula terbentuk nya agama Kristen dimulai dari kota Yerusalem hingga menyebar ke bagian wilayah Timur seperti Asyur,Syiria, Mesopotamia, Asia Mino, Yordania dan juga Mesir. Saat 15 tahun kemudian agama ini mulai masuk dan juga berkembang pesat di wilayah Eropa. Penyebarannya agama ini juga sampai ke negara-negara di Afrika Utara, Eropa Timur hingga Asia Timur.Hingga pada akhirnya abad ke 4 kristen menjadi agama negara oleh Kekaisaran Aksum di Ethiopia pada 325 M dan juga ikut nya kekaisaran Romawi pada 380 M. Peristiwa bersejarah yaitu saat kemunculan Yesus menandai sebagai hal pertama dalam terbentuk nya sejarah agama Kristen,dimulai saat kelahiran Yesus hingga saat kematian dan juga kebangkitannya pada 4 SM – 33 M.
Yesus Kristus dilahirkan sekitar 4 SM di Betlehem Yudea lalu tumbuh dewasa di daerah Nazaret, Galilea. Pada saat itu Yesus berusia 30 tahun ia memulai perjalanannya selama kurang lebih 3 tahun. Pelayanan ia berhasil merekrut kedua belas rasul, melakukan berbagai mukjizat di dunia,hingga mengusir setan, menyembuhkan beberapa orang sakit, dan yang paling terkenal adalah membangkitkan orang dari kematian. Kematian Yesus sendiri terjadi terjadi dengan cara ia disalib dikarenakan hasutan para pemimpin agama Yahudi kala itu. Mereka yang tidak menyukai hal-hal yang diajarkan Yesus dan dianggap bertentangan dengan ajaran yang mereka sudah lakukan. Yesus sendiri di salib di daerah Bukit Golgota, Yerusalem pada kisaran tahun 29 – 33 M saat pemerintahan Gubernur Provins Yudea Romawi pada masa itu. Saat itu di akhirnya Yesus disiksa dikubur dalam gua batu setelah ia mati disalib. Umat kristen sampai sekarang masih mempercayai bahwa Yesus akan bangkit kembali pada hari ketiga setelah kematian, dan akan oleh lebih dari lima ratus orang pada saat itu. Dan nantinya Ia akan naik ke surga saat empat puluh hari setelah hari kebangkitannya,juga disebutkan akan disaksikan oleh banyak orang. Konon saat itu para imam Yahudi ketakutan lalu menyuap penjaga kubur agar bilang bahwa mayat Yesus dicuri oleh muridnya dan membawa mayat Yesus dan sebenarnya tidak bangkit. Itu semua adalah peristiwa kehidupan yang dialami Yesus dan kemudian menjadi intisari dalam agama kristen. Informasi saat Yesus hidup di dapatkan dari keempat injil dan tulisan-tulisan paulus jaman itu serta murid yesus lainnya. yang dikumpulkan menjadi utusan sejarah.

Awal Mula Gereja Kristen

Disebutkan bahwa nanti pada saat 50 hari kebangkitan Yesus yaitu sekitar 30-34 M gereja akan didirikan berdasarkan pada janji Yesus, bahwa ia nantinya akan mendirikan gerejaNya. Dengan datangnya roh kudus pada hari Pentakosta.
Pada hari itu nantinya sebanyak tiga ribu manusia akan mengikuti kothbah Simon Petrus yang nantinya akan mengikuti Kristus dan dibaptis. Nantinya akan ada orang-orang yang tobat dan mengikuti ajaran kristus yaitu mereka orang yahudi penganut Yudaisme. Akan didirikan juga gereja-gereja yang berpusat di Yerusalem.Sebabnya pada awal mula terbentuknya agama kristen, dan agama kristen dianggap sebagai sekte Yahudi akan tetapi isi khotbah rasul berbeda dengan apa yang diajarkan kelompok yahudi lainnya. Periode terbentuknya gereja dalam sejarah kristen di mulai sejak saat Kaisar Konstantinus , pada saat itu Kristen dijadikan sebagai salah satu agama resmi Romawi Hingga pada mulanya pada Abad Pertengahan saat Kaisar Romawi terakhir yaitu Romulus Agustus dijatuhkan.Masa itu berlangsung hingga sekitar tahun 313-476 M dimana pada saat itu Kepausan juga mulai berkembang. Pada saat itu tak ada penganiayaan sekejam masa lalu kepada orang Kristen. Pada saat itu percampuran politik dan agama menjadi salah satu, hal dalam proses kanonisasi, dijelaskan di alkitab Bahasa Latin yang berisi sejarah Perjanjian Lama dan baru.

Gereja Pada Abad Pertengahan

Kemudian Juga saat memasuki abad pertengahan dimulai sejak akhir kekuasaan Kaisar Romawi sampai pada saat ketika Charlemagne dimahkotai menjadi seorang Kaisar Eropa Barat, pada tahun 476 natal tahun 800 M.
Gereja terutama kepausan periode ini mengalami kemunduran moral karena pada masa itu paus di paksa terlibat pada politik hingga dalam, dan sering kali politik kotor dan juga pada masa itu harus mengikuti Kekaisaran Romawi Timur serta pemerintahannya bangsa barbar di Barat. Walaupun pada masa itu beberapa orang kristen yang bermukim di asia minor tapi penyebaran injil terus dilakukan hingga berbagai pelosok eropa dan mempengaruhi sejarah abad pertengahan. Gereja Katolik Roma yang terus memegang kekuasaannya, Paus yang berkuasa dan jua hidupnya seperti raja. Korupsi di dalam gereja menjadi hal yang umum pada masa itu, sejak tahun 1095 hingga 1204 paus juga mendukung serangkaian peristiwa perang salib yang mahal dan berdarah untuk mengusir kaum muslim dan juga Yerusalem.
Pada periode berikutnya terjadi sejak peristiwa pentahbisan Karel Agung menjadi seorang Kaisar Eropa Barat sampai pada masa kejatuhan Romawi Timur, ketika saat Konstantinopel berhasil direbut oleh Turki yaitu tahun 1453 terjadinya juga Reformasi Protestan sekitar tahun 800 sampai 1500. Awalnya Hampir sebagian wilayah Eropa Barat sudah berada dalam kekuasaan Kaisar Kristen. Pada saat itu karel Agung dan juga para misionaris sudah mulai dikirim ke Rusia dan Eropa Timur. Para biarawan itu mulai mengubah dasar agama setelah mereka menyadari kondisi agama yang menurun dan dimulainya Perang Salib dengan Asia. Beberapa universitas juga sudah mulai dibuka sehingga rakyat bisa membaca dan menulis setelah itu gereja Katolik Barat, gereja Ortodoks Timur di Asia Kecil berpisah.

Reformasi Protestan

Periode dimana dalam terbentuknya sejarah agama kristen ini juga ditandai dengan banyaknya tokoh yang membawa pembaruan pada agama kristen. Gereja Katolik di Roma pada tahun 1517 – 1600 tokohnya yaitu Yohanes, Martin Luther,dan John Knox pada masa itu mengakhiri dominasi para uskup dan juga biarawan dalam masa mempelajari alkitab.Reformasi ini yang menyebabkan Reformasi dan juga sebagai cikal terjadinya reformasi lainnya di wilayah Eropa Barat sementara itu di benua Amerika membuat kaum Protestan sempat dianiaya Lalu mereka memiliki kesempatan melarikan diri ke Eropa dan mendirikan negara baru berdasarkan kekristenan yang mereka anut. Selama beratus ratus tahun banyak peristiwa penting terjadi dan seluruh wilayah Eropa Barat sempat terancam Perang Saudara antara penguasaan Kristen dan Katolik.
Hingga saat ini agama kristen menjadi agama yang terus berkembang. Kristenisasi juga hingga kini masih terus berjalan sehingga tak heran agama ini menjadi agama terbesar di dunia.