Dunia memiliki kepercayaan akan sosok Tuhan sebagai pencipta dari segala sesuatu. Manusia mempercayai akan kekuatan ilahi yang menguasai banyak hal, termasuk keberlangsungan segala hal yang dapat terkontrol dengan begitu teratur hingga saat ini. Pada dasarnya banyak orang menganggap bahwa mereka mempercayai sosok Tuhan yang sama. Namun istilah dan penyebutanlah yang membedakan sosok Allah di mata pada umatnya yang terbagi menjadi aneka macam kepercayaan.

Pada artikel ini akan memfokuskan pembahasan mengenai kepercayaan yang paling banyak berkembang di dua wilayah yang besar dari muka bumi ini, yaitu Asia dan Eropa. Kedua negara ini dipercaya memberi pengaruh yang besar bagi segenap umatnya. Faktor kebudayaan dan perkembangan pola pikir yang didukung akan ilmu pengetahuan serta teknologi juga memberi dampak besar bagi negara di kedua wilayah ini, salah satunya dalam mempercayai akan suatu hal yang diluar nalar atau akal sehat yang dapat diterima secara logika. Maka dari itu terdapat perbedaan kepercayaan serta pengalaman diantara seluruh umat manusia yang beragama.

Pada umumnya banyak kepercayaan yang lebih berkembang di Asia memiliki jumlah yang lebih besar terlebih dahulu dibandingkan kawasan Eropa. Kepercayaan yang dianut di Eropa lebih stabil dan hanya berfokus pada satu jenis. Namun belakangan barulah beberapa kepercayaan yang banyak dianut orang Asia turut menyebar hingga ke daerah Eropa. Banyak dari kepercayaan ini berasal dari satu jenis yang sama, seperti contohnya banyak yang bermula dari kisah sejarah yang sama. Hingga mengenal sosok tokoh yang sama seperti Abraham atau yang juga disebut Ibrahim. Dengan awal yang sama, kepercayaan ini berkembang secara lebih spesifik di jenisnya masing-masing hingga menjadi cukup berbeda dengan aneka kepercayaan yang dianut.

Faktor kebudayaan masyarakat sangat berpengaruh akan pola penyebaran agama-agama tersebut. Ada suatu kepercayaan yang sudah dianut oleh masyarakat di wilayah tertentu. Namun ada juga kepercayaan yang timbul sebagai upaya penyelarasan di antara dua jenis agama yang berkembang secara besar di suatu wilayah, sehingga muncullah akulturasi dari kedua kepercayaan tersebut agar menjadi jawaban yang menyenangkan kedua belah pihak serta menghindari kemungkinan akan terjadinya perselisihan.

Kawasan Asia

Ada berbagai macam agama maupun kepercayaan lokal yang dipercayai oleh orang Asia. Begitu luasnya wilayah Asia serta tingginya tingkat persentase angka pertumbuhan penduduk juga mendorong akan keberagaman dalam agama dan kepercayaan yang dianut. Meskipun umumnya dalam suatu kepercayaan akan mempercayai suatu agama yang sama antara kaum paling tua hingga ke keturunan-keturunannya. Namun perpecahan dapat terjadi dan pemikiran akan kepercayaan yang berbeda dapat menimbulkan akan berubahnya kepercayaan dari sang anak keturunan tersebut.

1. Islam

Kepercayaan ini menduduki posisi yang besar dari jumlah penganutnya. Diawali dari negara Arab sebagai salah satu negara di kawasan Afrika yang berkembang hingga ke seluruh penjuru dunia terhitung di masa kini. Bahkan berbagai agama telah menetapkan agama islam sebagai agama nasional dari negaranya, seperti contohnya negara Malaysia. Agama Islam cukup pesat dalam perkembangan dan penyebarannya, hingga saat ini hampir tidak ada negara yang tidak terluput dari penyebaran agama ini. Agama ini dipercayai oleh pemeluknya sebagai suatu kepercayaan yang diwahyukan oleh Allah kepada seorang nabi yang bernama Muhamad. Maka nabi itu dipercayai oleh segenap pemeluknya sebagai tokoh penting dari kepercayaan ini.

Menurut catatan sejarah, agama ini didirikan pada 610 M. Negara Arab dipercayai sebagai pusat tempat utama dari agama islam ini karena tempat suci yang dimilikinya, yaitu Mekkah. Pengikut dari agama ini disebut sebagai Muslim. Agama ini mempercayai sosok penting dalam kepercayaannya yaitu Muhammad, Allah, Sunnah dan Quran. Kepercayaan ini juga menjadi agama tertua di dunia yang dipercaya ada sejak jaman nabi Ibrahim. Kitab suci dari agama ini disebut AlQuran. Terdapat dua kelompok dari kepercayaan ini yaitu Sunni dan Syiah. 90% pemeluk agama islam terdiri dari kaum Sunni, sedangkan 10% lagi adalah Syiah.

2. Hindu

Agama ini juga menjadi agama yang cukup tua di dunia, dengan hampir seluruh pemeluknya tinggal di Asia Selatan dan India. Bahkan di India itu sendiri hampir 90% penduduknya memeluk agama ini. Kepercayaan ini menjadi agama terbesar ketiga di dunia, dimana pemeluknya banyak yang tinggal di wilayah Asia. Terdapat dua jenis dari kitab suci yang dipercaya, yaitu Upanisad dan yang lebih umum kitab Weda. Pendiri dari agama Hindu hingga saat ini tidak diketahui, dan hal ini membuat kepercayaan ini menjadi suatu hal yang menarik. Perkembangan agama ini juga dapat diteliti sampai waktu yang cukup panjang, yaitu tahun 1500 SM.

3. Buddha

Kepercayaan ini didirikan oleh Siddharta Gautama yang juga dikenal dengan nama Buddha dan sering disebut sebagai “Sang Buddha” pada tahun 600 SM. Sama seperti agama Hindu, kepercayaan ini juga menjadi agama yang mempercayai Dharma. Agama ini sendiri sangat mengajarkan akan hal-hal seputar kehidupan setelah kematian, karma dan proses reinkarnasi. Kitab sucinya disebut Tripitaka yang berarti tiga keranjang. Versi asli dari kitab Tripitaka ditulis dalam bahasa Pali. Agama ini juga terdiri dari beberapa sekte yang berbeda sebagai bagian di dalam agamanya yaitu Mahayana, Vajrayana, dan Hinayana. Para pengikut kepercayaan ini disebut Buddhist. Banyak pengikutnya yang tinggal di daerah Asia mengikuti ajaran Buddhisme Tibet yang menjadi bagian dari Vajrayana. Kepercayaan ini sangat banyak dipercaya oleh orang Asia Timur di berbagai wilayah.

4. Sikhisme

Ajaran ini didirikan oleh sosok Guru Nanak yang berkembang sejak tahun 1469 – 1539 M. Dan kepercayaan ini sendiri banyak dipercayai oleh masyarakat di daerah Punjab yang terletak di negara India. Agama Dharma juga memiliki kesamaan seperti Buddha dan Hindu, dan agama ini menjadi kepercayaan yang banyak dianut terbesar ketiga setelah Hindu dan Buddha di seluruh dunia. Kepercayaan ini dianggap sebagai percampuran antara agama Hindu dan Islam. Para umat dari agama ini disebut sebagai orang Sikh. Kitab suci yang dipercaya adalah Guru Granth Sahib yang ditulis dalam naskah Gurmukhi.

Karakteristik yang unik dari pemeluk agama ini terlihat secara jelas dari begitu banyaknya tokoh laki-lakinya yang biasa untuk menggunakan sorban di kepalanya. Maka sangat terlihat jelaslah bahwa Sikhisme ini menjadi kolaborasi dari agama Islam dan Hindu yang dianut masyarakat India. Gaya berpakaian ini akan umum terlihat bagi banyak orang India yang berbusana lebih tradisional. Agama ini juga dipercaya diwariskan dari tokoh Ibrahim yang terkenal di banyak kepercayaan.

5. Yahudi / Judaisme

Sama seperti Sikhisme, agama ini juga merupakan kepercayaan yang diturunkan dari sosok Ibrahim atau yang dikenal juga dengan nama Abraham kepada banyak keturunannya. Kepercayaan ini banyak mendiami daerah Israel sebagai populasi utama dari penganutnya, dan diikuti oleh Amerika Serikat, yang menjadi pusat perkumpulan banyak orang dari seluruh dunia. Kepercayaan ini mulai didirikan sejak tahun yang cukup lama, yaitu pada 1300 SM. Maka dari itu, agama ini menjadi salah satu agama tertua yang ada di dunia. Pemeluk agama ini berjumlah cukup banyak, yaitu hingga lebih dari 20 juta pengikut di seluruh dunia. Mirip seperti kepercayaan Kristen, agama ini juga pengikutnya terbagi menjadi 3 macam aliran yaitu Konservatif, Ortodoks dan Liberal.

6. Bahá’í / Bahasime / Babis

Agama ini didirikan oleh Mirza Husayn Ali (Bahaullah) pada tahun 1900 masehi. Agama ini dimulai berawal dari Iran pada abad ke-19, dimana Bahaullah mengkhotbahkan kepercayaan mengenai agama tersebut sehingga membuatnya disiksa selama berkali-kali selama ia hidup. Hingga akhirnya Bahaullah meninggal di Palestina di dalam kurungan penjara. Para pengikut dari agama ini dikenal dengan nama Bahai atau Babis. Kitab suci yang dipercayai adalah al-Aqdas. Dan para penganutnya juga mengikuti ajaran dari Ibrahim. Kepercayan ini banyak dipercaya oleh para masyarakat di berbagai negara Timur Tengah, serta beberapa wilayah Asia.

Kawasan Eropa

Jika wilayah Asia memiliki begitu beragam kepercayaan yang dipercayainya, maka hal yang sama tidak terjadi pada kawasan Eropa. Eropa hanya memiliki satu jenis kepercayaan yang berkembang disini yaitu Kristen. Namun kepercayaan Kristen yang dianut bisa berbeda menjadi berbagai aliran hingga disesuaikan menjadi kepercayaan yang ditentukan resmi oleh beberapa negara di Eropa.

Ada sebagian negara yang banyak menganut kepercayaan Kristen Protestan, namun populasi terbesar mungkin dipegang oleh penganut agama Katolik seperti yang dipercayai di kota Roma, Italia serta berbagai negara lain di kawasan Eropa seperti Slovakia. Maka dari itu berikut perkembangan agama paling besar di Eropa hingga saat ini masih dipegang oleh Katolik dan diikuti Kristen beserta aliran Ortodoks. Namun agama islam yang dipercayai kebanyakan orang Asia mengalami peningkatan yang cukup sangat pesat sehingga jumlahnya hampir menjadi populasi terbesar di kawasan Eropa dengan faktor pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi bagi para pemeluknya..

 Kristen

Agama ini dipercaya juga menjadi salah satu agama tertua di dunia. Dengan memiliki sekitar 2,3 miliar pengikut di seluruh muka bumi, yaitu sekitar 32 persen dari seluruh kepercayaan yang dianut di dunia. Populasinya banyak tersebar di kawasan Eropa, Afrika, Amerika dan cukup banyak juga di kawasan Asia. Kawasan Eropa menjadi jumlah penghuni yang bisa dibilang paling besar menganut kepercayaan ini. Nama Kristen itu sendiri disebut dalam bahasa Inggris sebagai Christian yang mengacu pada nama Anak Allah yang dipercayai, yaitu Christ.

Agama ini dianggap sebagai suatu kepercayaan yang didirikan oleh Yesus Kristus sebagai anak Allah yang turun ke bumi. Lalu kemudian ia meninggal di kayu salib untuk menebus umat dosa kaumnya yang percaya dan nanti akan datang kembali ke bumi ini di akhir zaman untuk menghakimi umat manusia. Kepercayaan ini menggunakan kitab suci yang disebut Alkitab, dimana kitab suci ini menceritakan akan dua macam zaman yang terjadi di masa lalu yaitu pada masa Perjanjian Lama sebelum lahirnya sosok Yesus Kristus, dan Perjanjian Baru sejak saat kelahiran Yesus ke bumi ini yang berlangsung di daerah Israel.

Agama ini sendiri terdiri dari tiga jenis komunitas besar yaitu Kristen Ortodoks Timur, Katolik Roma dan Kristen Protestan. Selain ketiga aliran ini, ada juga berbagai aliran lain yang memiliki keberagaman perbedaan diantaranya. Ketiga aliran tersebut juga memiliki keyakinannya masing-masing yang memiliki persamaan dan perbedaan diantaranya, jenis khotbah yang disampaikan, hingga tradisi yang berlangsung bagi umatnya saat merayakan hari raya. Isi kitab suci dari antara Katolik dan umat Kristen Protestan pun mengalami sedikit perbedaan. Pada kitab suci agama Katolik memiliki tambahan bagian dan syair yang tidak tercantum dalam Alkitab yang dipercaya agama Kristen. Agama ini juga menjadi populer di kawasan Eropa berkat sosok Martin Luther dan berbagai jenis tokoh agama hingga sosok pemimpin negara yang banyak berasal dari daerah Eropa di masa lalu.

Ini hanya sebagian kecil contoh kepercayaan besar yang dianut oleh kedua wilayah besar di muka bumi. Tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada beberapa kepercayaan kecil atau adat lokal yang dianut oleh sebagian kecil masyarakatnya, baik itu yang sudah diketahui informasinya maupun masih sangat tertutup. Berikutlah informasi akan kepercayaan di dua daerah ini. Semoga informasi ini membantu ya.